 | Ahlan wa Sahlan.. | Dec 11, 2007 |
BismiLlaahirrahmaanirrahiim... Begitu banyak pelajaran. Begitu banyak hikmah. Begitu banyak harapan. Begitu banyak semangat. Begitu banyak kebijaksanaan. Dan begitu banyak perubahan. Alhamdulillah. Waktu-waktu pun sejak dulu telah mengakui hal itu meskipun waktu tidak pernah mau mengatakan apa-apa tentang semua itu. Hanya bisa dirasakan oleh orang yang mau merasakan. Hanya bisa diterima oleh orang yang mau menerimanya. Kadang begitu menyenangkan, membahagiakan, atau bahkan bisa jadi sangatlah menyakitkan dan menyedihkan bagi kita. Yang terpenting untuk kita pahami, semua itu baik bagi kita seandainya kita mengetahui, dan pelajaran yang ada harusnya membuat kita berbeda dari yang sebelumnya, menjadi seseorang yang lebih baik. Termasuk lebih baik dalam bersikap dan menyikapi. Menyikapi diri sendiri, menyikapi orang lain, menyikapi keadaan, dan menyikapi hati kita sendiri. InsyaAllah semuanya akan tertulis di sini, memberikan makna sebagai kata-kata yang akan menyejukkan dan menggetarkan hati yang mengerti... Terima kasih untuk semuanya: orang-orang yang membuatku tertawa, bahagia, kecewa, sedih, sakit hati, patah hati, orang-orang yang pernah marah, sedih, kecewa, dan sakit hati karena aku (juga patah hati...hihihi...^^ nggak mungkin banget kayaknya...mana ada...?), orang-orang yang memberikanku banyak pelajaran dalam kehidupan yang mengalir dengan lembut, nasehat-nasehat yang berharga, memberikanku motivasi untuk terus berlari, mereka yang membuatku selalu bertanya-tanya tentang cinta hingga aku terus berusaha mencari arti dari cinta yang sesungguhnya, tentang keikhlasan, tentang perjuangan, dan mungkin juga tentang perubahan, tentang semua yang akan selalu menjadi perenungan dan menguatkan hati. Semoga ada manfaat dan berkah dari setiap huruf, kata, dan kalimat yang tertulis. Semoga ada ampunan dan bimbingan dari setiapnya yang belum terlaku.Mohon do'a dan nasihat selalu, agar setiap huruf, kata, dan kalimat tersampai dalam 'amal-'amal ikhlash yang bermanfaat dan termaknai dalam ispirasi-inspirasi yang menggerakkan kebaikan.. Aditya Rangga Yoga :) Malam yang sejuk setelah hujan membasahi bumi, 15 Desember 2007  |  | Coretan Cinta | |
- Memang tersulit mencari, tp alangkah indah senantiasa baiki diri. Memang tersukar memilah, tp tetaplah ikhtiyar sampai batas terlelah ;)
- Yakin, Allah telah siapkan jodoh terbaik, di waktu yang tepat, dengan cara yang indah. Berhari lalu aku meminta, saatnya persungguh upaya, dengan tidak henti bertanya. Allah, tentramkan hati ini dengan takdirmu...
-Do'aMalam-
- [ iman - taqwa - barakah - bahagia ]
- Tetiba terhadir cenderung dalam hati. Apakah ini pilihan, ataukah ujian untukku dapatkan yg lebih baik? Berhari lalu, aku selalu meminta, kini saatnya perteguh upaya dgn tak henti bertanya. Ada teringat, keputusan terbaik pun menghajatkan ikhtiyar terbaik.
- "Akhir-akhir ini, tersering hati berdebar-debar." ceritaku. Seorang sahabat tersenyum. "Itu artinya," jawabnya sambil menggenggam bahuku di kedua sisi, "Allah memberimu pertanda, lalu memintamu bertanya padaNya tentang pilihanmu." Perlahan aku tertunduk, memejam mata, menghela nafas, lalu tenggelam dalam renung. "Aku," kataku tertahan, "Rindu yang demikian itu."
- Mari berdo'a, bekerja, dan berbagi untuk pengungsi bencana Merapi. Senantiasa dinanti jiwa, harta, dan segalanya di DPD Sleman Jl. Wirajaya. BNI Syariah 0092079223 an. Anang Darmawan. CP: Andi, Humas P2B PKS 087891954853
- Lets share.. Follow me at: http://ugm.academia.edu/AdityaRanggaYogatama
- Nasihat seorang saudara, "izaa shadaqal 'azmu, wudli'a sabiil akhi.." Iya, selayaknya menjaga niat dan tekad.. Bismillaah..
- Hati yang menunduk, senantiasa menyimpulkan KEJERNIHAN. Dalam NIAT-NIAT, hingga dalam SAAT-SAAT, berceluplah warna kejernihan. Semoga gelisah ini adalah karena IMAN, hingga ada keterjagaan yang menenangkan. Menunduklah, saat engkau takut menatap, karena dalam tundukmu Allah membersamai.
- Menulis adalah pewarisan; ilmu dan nilai. Pada setiap yg tertulis, berceluplah harapan kita; hingga kalimat-kalimat itu hidup selamanya.. (Ingin belajar menulis lagi!)
  | Terkenanglah | |
Walimatul 'Ursy Kakanda Ashbah Pratama (Bogor, 25 September 2010) 8 Photos, 2 comments
Perjalanan... Mencari Spirit yang Hilang... 8 Photos
Merbabu 15 Juni 2008: Sebuah Pengalaman Luar Biasa 20 Photos, 8 comments
Terlukis di Hati... 13 Photos, 11 comments
|
  | Sila Berkunjung | |
  |  |  | Catatan Cinta | Aug 17, 2011 |
 “Merdeka!” seru seorang pejuang kepada sahabat juangnya. Begitulah salah satu fragmen dari film-film perjuangan kemerdekaan Indonesia yang saya tonton sewaktu kecil dulu. Betapa saya pun ikut merasai, suasana heroik yang terbangun pada... morePrevious blog entries: | | Jun 19 | - | Sebuah Penghargaan :) | | May 22 | - | Merindui Pantai | | May 19 | - | Sebuah Pengingat | Yoga's favorite blog entries: | | Oct 30 | - | Jika pada Akhirnya Kota Ini yang Tertakdir | | Oct 9 | - | Peta Hidup | | Oct 7 | - | Mahar | | Sep 28 | - | Menunduklah Diriku! | | Sep 21 | - | Namamu | | Sep 12 | - | Renungan Bayi | | Aug 12 | - | Barakah, Do'a yang Merangkum Seluruh Kebaikan | | Jul 15 | - | Waiting Means Preparing: dari Sebuah Kisah Sang Pejalan yang Menanti Kereta | | Jul 7 | - | Shidq: Sebuah Do'a, Sebuah Jalan | | Jul 2 | - | Berbicara yang Baik, Mendo'akan yang Baik | | May 17 | - | Ruhiyah, Pertama dan Utama | | May 9 | - | Bismillah, Kumulai dengan Menikah (Catatan Mbak Titis) | | May 9 | - | Sepuluh Catatan Indah: Merangkum Cita-Cita, Semangat, dan Pelajaran Kehidupan Bersama SEF! | | Apr 13 | - | Apa Khabar? (Beginilah Pak Ali Sakti Menyemangati Kami) | | Jan 4 | - | Antara Usia dan Karya, Saya Malu | | Oct 28 | - | Tiga Do'a, Tiga Mimpi Sederhana | | Sep 13 | - | Bersabarlah dengan Kesabaran yang Baik | | Sep 9 | - | Persinggahan di Jalan Cinta | | Aug 12 | - | Perubahan, Belajar dari Sang Khalifah | | Jul 14 | - | Selalu Ada Hikmah, di Balik Kesalahan Sekalipun | | Jul 4 | - | Manajemen Cinta | | Jul 4 | - | Begini Alurnya: Mengapa. Bagaimana, Dengan Siapa, Kapan? | | Jun 18 | - | Visi yang Menginspirasi | | Jun 6 | - | Bila Da'wah Tanpa Barakah | | May 29 | - | Tentang Perjalanan | | May 25 | - | Langit Menangis, Taman Tersenyum | | May 11 | - | Iman, Amal Shalih, Nasihat, Waktu | | May 8 | - | Nasi Kecap, Air Bau Kerbau, dari Gerakan ke Negara, dari Perbaikan Diri ke Perbaikan Peradaban... | | Apr 22 | - | Do'a Abu Bakr yang Menggetarkan | | Apr 10 | - | Telah Kita Perbarui | | Apr 10 | - | Pemuda, Pemilu, Optimisme, dan Lapang Dada | | Apr 3 | - | Harapan itu | | Mar 30 | - | Ada Tanggung Jawab pada Perasaan Hatimu | | Mar 26 | - | Skripsiku Sayang... :) | | Mar 13 | - | "Dik, Mas minta maaf..." | | Feb 17 | - | Meminang Cahaya | | Feb 11 | - | Dua Sahabat Hati | | Feb 3 | - | Sahabat Sang Pemimpin (Cie.. Siapa tuh..) | | Jan 14 | - | Langkah Kedua... Baarakallaahu... :) | | Dec 31 | - | Renungan Pemuda Bodoh tentang Dakwah | | Dec 20 | - | (Bukan) Minggu Tenang: Sebuah Nama, Sejuta Karya | | Nov 18 | - | ”Jangan lupa jaga kesehatan Antum ya...” | | Sep 21 | - | Met Milad Adekku... | | Sep 10 | - | Mencari Spirit yang Hilang... | | Sep 9 | - | Inspirasi: "Hingga Kelelahan Lelah Mengejarmu..." | | Jun 16 | - | 4,5 cm: Cerita dari Merbabu (bagian pertama) | | Jun 4 | - | Enam Bulan Saat Aku Diuji... | | May 30 | - | Ngaturaken Agunging Panuwun | | May 24 | - | Senandung Perjalanan Hidup | | May 10 | - | Cerita Saat Pulang: Bersyukur dan Bersabar itu Baik... :) | | Mar 24 | - | Temilnas VII FoSSEI=Ayat-Ayat Cinta? (1) | | Jan 9 | - | TEMILNAS VII FoSSEI, Mahasiswa Menuju Perubahan...!!! |
  | Sampaikanlah | |
 |
hz86 wrote on Sep 14, '11 wa'alaykumussalam wa rahmatullahi wa barakatuh.. sayangnya tidak kuliah di sini ka. hehe. insyaAllah dilain kesempatan. alhamdulillah, syukru lillah.. wa jazakallah khair. keep on writing and posting juga ya ka! Allah Ma'ak :) |
 | syukron sudah berkenan berteman, mari menulis mari saling menginspirasi... |
 | hmm.. ada firasat buruk.. haa, lhak tenan tho... :(( |
   |
|
Merendahlah, engkau kan seperti bintang gemintang. Berkilau di pandang orang. Di atas riak air dan sang bintang nun jauh tinggi. Janganlah seperti asap. Yang mengangkat diri tinggi di langit. Padahal dirinya rendah hina. (Ust. Rahmat Abdullah)
|